Punya tanah atau villa di kawasan pegunungan Bogor memang menarik. Selain untuk tempat beristirahat bersama keluarga, properti di kawasan wisata juga sering dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang maupun dikembangkan menjadi villa.
Namun, jangan memilih kavling hanya karena view-nya bagus atau harganya terlihat murah.
1. Periksa Legalitas Tanah
Cari tahu status sertifikat tanah, proses pemecahan sertifikat, kesesuaian data bidang, serta dokumen yang nantinya diterima setelah transaksi. Kavling dengan SHM pecah per bidang memberikan kejelasan mengenai bidang tanah yang dibeli.
2. Pastikan Zonasi Memungkinkan untuk Dibangun
Tidak semua tanah cocok untuk pembangunan villa atau rumah. Pastikan peruntukan kawasan memungkinkan pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku, terutama bila tujuan pembelian adalah villa, second home, atau properti sewa.
3. Jangan Hanya Melihat View, Periksa Aksesnya
Perhatikan akses menuju jalan utama, kondisi jalan kawasan, jarak menuju pintu tol, stasiun, pusat aktivitas dan fasilitas di sekitar lokasi.
4. Perhatikan Infrastruktur Kawasan
Periksa jalan lingkungan, drainase, jaringan listrik, gerbang kawasan, fasilitas yang sudah tersedia dan fasilitas yang masih dalam tahap pembangunan.
5. Cari Bukti Progres, Bukan Hanya Gambar Promosi
Render membantu membayangkan hasil akhir, tetapi bukti lapangan jauh lebih penting. Perhatikan pembangunan infrastruktur, perkembangan kawasan, pembangunan konsumen dan legalitas yang dapat diperlihatkan.
Salah Satu Kawasan yang Bisa Disurvey: The Halimun Salak
The Halimun Salak merupakan project ke-11 Nuansa Alam di kawasan Ciburayut, Cigombong, Kabupaten Bogor, dengan panorama Gunung Salak, Gunung Pangrango dan city light.
- SHM pecah per kavling
- Zona kuning siap bangun
- Luas mulai 100 m²
- Jalan kawasan hingga ±6 meter
- Drainase u-ditch
- Listrik underground
- One gate system
- Akses menuju Tol Cigombong/Caringin dan Stasiun Cigombong
Survey Sebelum Memutuskan
Datang ke lokasi, lihat aksesnya, rasakan suasananya, cek posisi kavling, lihat progres pembangunan dan tanyakan legalitasnya.